Thursday, 14 March 2013

Cinematic Essay Dalam Arsitektur



Kanal Angin Pada Museum Teknik Hugo Junkers
Film telah lama digunakan dalam bidang ilmu arsitektur dan telah mengalami perkembangan yang begitu luas, mulai untuk keperluan mempresentasikan karya-karya arsitektur, dokumentasi arsitektur hingga sebuah kritik arsitektur.

Pada tulisan ini saya ingin memberikan sebuah contoh bagaimana film menjadi media untuk berargumentasi dalam arsitektur dalam konteks kematian arsitektur dalam konteks perkotaan.
Lazimnya sebuah film selalu menceritakan tentang sesuatu dengan cara naratif dan deskriptif. Namun untuk kali ini saya bersama teman-teman mendapatkan tugas kuliah untuk membuat film tentang fenomena kematian arsitektur dengan cara yang berbeda.

Perbedaannya adalah, film ini tidak menceritakan dan menjelaskan sesuatu, film ini membawa kita untuk menyaksikan pemeran melalui adegan-adegannya dalam mengeksplorasi karya arsitektur. dalam hal ini yang menjadi fokus eksplorasi adalah fenomena kematian sebuah objek arsitektur yaitu Museum Teknik Hugo Junkers di Dessau, Jerman.

Museum ini dulunya merupakan pabrik pembuatan pesawat terbang. Pabrik ini didirikan oleh Hugo Junkers untuk memproduksi pesawat terbang sipil dan pernah menjadi pionir industri penerbangan yang hebat di Jerman.
Oleh karenanya Hugo Junkers telah membuat Dessau yang merupakan kota kecil di Jerman Timur menjadi terkenal pada masa silam. Banyak raihan yang telah dicapai, khususnya untuk pesawat terbang bersayap tunggal berbahan full-metal pertama sekali pada tahun 1915. Pada perang dunia pertama, pabrik ini sempat memproduksi pesawat tempur dan setelah perang berakhir, ia kembali memproduksi pesawat untuk kebutuhan industri penerbangan sipil. Bangkitnya kekuasaan NAZI pada tahun 1933 menyebabkan keruntuhan pabrik pesawat Hugo Junkers.

Kematian arsitektur pada kasus ini adalah kematian pabrik pesawat terbang yang pada masa silamnya telah menjadi pionir penting dalam perkembangan industri penerbangan di Jerman. Sa'at ini yang tersisa adalah hanya sebuah museum. Banyak orang yang tidak tertarik dengan museum ini, karena mereka tidak tahu sejarah hebat yang telah dilalui oleh Hugo Junkers. Untuk itu dengan media film diharapkan dapat memberikan informasi bagi orang-orang agar untuk menghargai sejarah.

Anda dapat menyaksikan hasil film yang telah kami buat untuk kasus Technikmuseum Hugo Junkers.